Pertengkaran Besar Pertama

1517 Words

@TILOEF Sebenarnya Anhe mendengar suara teriakan dari lantai satu, ia khawatir Jya mendengarnya. Sangat menyakitkan, pastinya. Tapi tidak ada hak untuknya mendengar lebih jauh dan sebisa mungkin Anhe menulikan telinganya dari teriakan itu. Sedangkan Jya yang memejamkan matanya seakan ia sedang tertidur tenang tapi telinganya pun mendengar teriakan ibu dan ayahnya dari lantai satu berteriak. Jya menyimpul bahwa konflik dua orang tuanya sudah tidak dapat lagi ditahan. “An, kamu tetap di sini ya? jangan pulang, menginaplah di sini. Tapi minta izin dulu pada Ibu takut Ibu nanti khawatir padamu,” ucap Jya membuka mata dan menatap Anhe dengan tatapan sayu memohon. Anhe tertegun, dan tersenyum lembut. “Iya, aku akan di sini. Tenang saja, tadi juga sudah kuberitahu Ibu kalau aku tidak pulang m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD