Dia dan Dianya

1595 Words

@TILOEF Matanya tertarik pada satu gaun yang berada di sudut ruangan, terpasang hindah di manekin  di atas mimbar. Kemudian Jeyana memiringkan kepalanya berpikir sejenak. “Ok baik,” seru Jeyana kemudian ia melangkah mendekati manekin itu dan tersenyum. “Aku belum menikah tapi sudah memakai gaun pengantin saja, padahal aku sendiri yang membuatnya,” gumam Jeyana. Sedangkan di bagian depan butik tersebut, terdapat pasangan yang baru saja memasuki butik dan sedang dilayani oleh staff. “Ada yang bisa dibantu?.” “Mbak, bisa tunjukin desain terbarunya,” pinta yang wanita tersebut pada staff yang menyambut mereka. “Tentu, mari. Untuk calon suaminya juga sekalian,” kata staff tersebut sambil mempersilahkan pasangan tersebut masuk lebih dalam ke dalam butik dengan tuntunannya. Staff menunjukk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD