@TILOEF Saat ini Jya tengah duduk termenung di balik meja kerjanya. Ada banyak masalah, maka ada banyak pula yang ia pikirkan saat ini. Jika ingin menjabarkan setiap masalah yang tengah dihadapinya maka mungkin saja akan ada banyak halaman kertas yang dibutuhkan. Tidak satu pun yang Jya dapat selesaikan. Dirinya terbiasa untuk menjadi yang sempurna, walau hatinya menolak untuk menjadi yang sempurna, menolak untuk diperalat tapi disatu sisi, ia memiliki sistem yang dinamakan terbiasa. Terkadang disaat ia bersikeras tidak ingin ikut dengan perintah dan instruksi, tetap saja ada perasaan berbeda yang pada akhirnya memenangkan dirinya. Beberapa saat yang lalu, Jya bertemu dengan Nadia Tok tok tok Lamunan buyar setelah mendengar suara ketukan dari pintu masuk ruangan pribadinya. “Bu…” p

