Perasaan Lebih Bahagia

1239 Words

“Gak juga. Oh ya Ayah, aku masih kecewa sama Ayah,” ucap Jya kemudian berlalu pergi meninggalkan mereka yang tertegun melihat tingkah Jya. Jya sudah pergi melewati pintu hingga ia kini tak lagi terlihat. “Anak kamu imut banget ya Mas,” puji Rana. Abyan tersenyum. “Memang begitu dia, tapi kalau sudah marah dia bakal diam malah jadi menyeramkan. Tapi begitu-begitu umurnya sudah sepantasnya punya anak satu,” ujar Abyan. “Serius?” tanya Rana seakan tidak percaya dengan ucapan Abyan tadi. “Ya, dia sudah dua puluh tujuh tahun? Atau dua puluh enam tahun? Mas ragu, dia tidak pernah merayakan ulang tahunnya jadi suka lupa umurnya sudah berapa,” ujar Abyan terlihat santai. Ia bersama Rana membuat ia terlihat jauh lebih muda dan jiwa yang segar. “Yang sangat hafal dengan umur anak-anak itu Sarah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD