Hari itu, suasana rumah keluarga Maxton berubah mendadak karena ulah dua bocah kembar yang tak bisa menjaga mulut mereka. Levin sebenarnya sudah berpesan agar mereka merahasiakan keberadaan Jesslyn, tetapi anak-anak itu terlalu berisik dan polos untuk menahan sesuatu yang menurut mereka sangat menarik. Hasilnya, rahasia Levin pecah begitu saja, dan ibunya langsung menghubunginya untuk diinterogasi. “Mommy dengar dari anak-anak, ada seorang wanita di kamarmu. Siapa dia, Levin?” suara ibunya terdengar penasaran. Wajah wanita paruh baya itu bersinar dengan antusiasme. Baginya, kabar itu terlalu penting untuk diabaikan, apalagi selama ini kisah percintaan putranya selalu berakhir dengan kegagalan. Levin menghela napas panjang. Mereka berbicara di ruang kerjanya, sengaja dipilihnya agar Jessl

