Bab 49. Jadi Rahasia

1095 Words

Panggilan dari sang asisten tak bisa diabaikan. Dengan berat hati, Levin meninggalkan Jesslyn yang masih terlelap. Niat awalnya untuk menemui Indra secara pribadi terpaksa ia urungkan karena dia sudah berjanji dengan Jesslyn untuk tidak mengusik pria itu. Selama Indra tak bertindak berlebihan, Levin akan menahan diri. Namun, ia juga tahu, perjanjian itu bisa berubah sewaktu-waktu jika keadaan memaksa. “Sudah, tidak perlu. Aku tidak akan pergi menemuinya,” ujar Levin lirih, sengaja menahan volume suaranya agar tidak mengganggu tidur Jesslyn. “Tapi pria itu sedang berusaha mencari tahu siapa dirimu, Master,” jawab sang asisten dengan nada khawatir. “Sepertinya dia ingin mengirimkan surat tantangan. Apa kau akan diam saja?” Levin menghela napas panjang. “Selama surat itu belum sampai ke t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD