Bab 89. Masih Selamat

1165 Words

Asap putih menebal di atas panggung. Bau logam terbakar dan debu kaca memenuhi udara. Suara panik langsung pecah. Teriakan, langkah kaki tergesa, dan jeritan ketakutan dari para penonton memenuhi gedung megah itu. “Matikan lampunya! Cepat!” teriak salah satu kru. Beberapa mekanik berlari naik ke panggung, mengangkat reruntuhan lampu sorot besar yang hancur berkeping-keping. “Jesslyn! Jesslyn di mana?! Cepat cari Jesslyn!” suara Jason terdengar dari arah kursi penonton, penuh kepanikan. Ia melompat melewati pagar pembatas dan berlari menuju panggung tanpa mempedulikan teriakan panitia yang mencoba menghentikannya. Ketika asap mulai menipis, dan lampu ruangan sudah menyala, sosok bergaun putih terlihat di sisi kanan panggung. Wajah Jesslyn pucat. Tubuhnya kaku. Dia tampak tak mempercaya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD