Bab 99. Cemburu

1052 Words

Suara deru mesin mobil Levin berhenti di halaman rumah sakit. Ia turun dengan langkah cepat, masih dengan sisa amarah yang belum benar-benar reda setelah pertemuannya dengan Karina. Tapi begitu melihat bangunan rumah sakit, pikirannya langsung tertuju pada istrinya. Wanita itu adalah ketenangan sekaligus badai dalam hidupnya. Dan saat ini, ia hanya ingin melihat wajahnya untuk menenangkan hati. Namun ketika Levin membuka pintu ruang rawat inap, suasana yang ia dapatkan jauh dari yang ia harapkan. Jesslyn langsung berpaling, wajahnya tegang, matanya dingin seperti danau beku. Sedangkan Sofia berbaring di ranjangnya. Levin melangkah menghampiri, Jesslyn hanya melirik sekilas dan pura-pura sibuk. “Sayang, apa kau sudah lama menunggu?” Levin memanggil pelan. Tak ada jawaban. Jesslyn d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD