Bab 29. Jangan Ikut Campur

1127 Words

Levin menunggu dengan wajah menegang di sudut kamar. Dokter pribadi yang ia panggil sudah selesai memeriksa kaki Jesslyn, kini tengah mencatat sesuatu di map medisnya. Jesslyn duduk bersandar di ranjang, wajahnya pucat, sementara Levin tidak bisa diam, kedua tangannya mengepal, rahangnya mengeras menahan amarah. “Bagaimana keadaannya?” tanyanya dengan suara berat. Dokter menghela napas singkat. “Luka di kaki Nyonya bukan hanya lecet biasa. Ada bekas tusukan paku yang cukup serius. Infeksi bisa terjadi kalau tidak dirawat dengan benar. Saya sudah membersihkan dan memberikan obat antiseptik. Namun… ini jelas bukan kecelakaan ringan.” Levin menoleh tajam ke Jesslyn, sorot matanya membakar. Ia tahu istrinya berbohong. Namun ia memilih diam, membiarkan dokter selesai menjelaskan dan dia tahu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD