Bab 86. Jangan Memaksakan Diri

1136 Words

Kompetisi yang semakin dekat membuat hati Jesslyn diliputi kegelisahan. Firasat buruk tak henti menghantui pikirannya, seolah sesuatu yang tak diinginkan akan terjadi pada hari perlombaan. Kegelisahan itu membuatnya tak bisa fokus. Dalam latihan terakhirnya, ia berkali-kali terjatuh. Suara tubuhnya yang membentur lantai kayu cukup keras hingga terdengar sampai ke ruang kerja Levin. Pria itu menghentikan pekerjaannya, menegakkan badan, lalu melangkah pelan menuju tangga. Dari lantai atas, samar-samar ia mendengar alunan musik balet yang terputus oleh suara jatuh lagi. Dahi Levin berkerut. Ada yang tidak beres. Sejak kemarin, Jesslyn terlihat murung, padahal seharusnya dia bersemangat karena besok adalah hari besar yang selama ini ia nantikan. Levin menaiki anak tangga perlahan tanpa suar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD