Bab 81. Kecurigaan Maria

1106 Words

“Plak!” Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Maria. Gadis itu terperanjat. Suara tamparan itu menggema di ruang rawat inapnya yang mewah, membuat udara seolah membeku sesaat. Leonard berdiri di depannya, wajahnya memerah oleh amarah yang tertahan. Tangannya masih terangkat, bergetar. Sementara Maria hanya bisa memegangi pipinya yang panas dan memerah, matanya berkaca-kaca, tak mengerti kenapa ayahnya tiba-tiba memukulnya. “Daddy...” suaranya bergetar. “Kenapa memukulku? Apa salahku?” Leonard menatap putrinya tajam, seolah berusaha menahan diri agar tidak kehilangan kendali. “Kesalahanmu? Seharusnya kau tahu kenapa kau pantas mendapatkannya, Maria.” “Aku tidak mengerti!” Maria menatapnya dengan tatapan bingung dan terluka. “Kenapa Daddy begitu marah setelah aku mengatakan kalau a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD