Bab 68. Hanya Ingin Melindungi

1107 Words

Hujan baru saja reda ketika Levin menatap jam tangannya untuk kesekian kali. Sudah lebih dari satu jam sejak Jesslyn mengirim pesan bahwa ia akan segera pulang. Namun, sosok itu belum juga muncul di depan rumah. Ia berdiri di ruang tamu, gelisah. Cahaya lampu gantung berpendar lembut di antara bayang-bayang dinding, dan suara jarum jam berdetak lambat, seolah mempermainkan kesabarannya. Ada sesuatu di dalam dadanya yang tak tenang—sebuah firasat yang datang begitu saja, dingin dan tajam. “Kenapa begitu lama, Jesslyn…” gumamnya pelan, matanya menatap layar ponsel yang menampilkan nama istrinya berkali-kali tanpa jawaban. Akhirnya, tak tahan lagi menunggu, Levin meraih kunci mobil dan bergegas menuju pintu. Namun sebelum tangannya sempat memutar gagang— Tok… tok… tok. Suara ketukan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD