42. Jangan Biarkan Seorang Gadis Menunggumh

2203 Words

Dia udah bisa senyum lagi tuh. Damar mengirimkan foto Muti yang sedang tertawa bersama anak-anak asuhnya kepada Nero. Satu hal yang langsung ingin Muti lakukan ketika ia keluar dari rumah sakit adalah mengunjungi anak-anak itu. Bahkan ajakan Damar untuk membawanya pulang lebih dulu, tidak Muti indahkan. Jadilah sekarang ini ia menunggui Muti mengobrol dengan anak-anak itu. Ia ingin mendekat, tetapi anak-anak itu tampak merasa kurang nyaman dengannya. Mereka tidak berani mendekati Muti jika ia berada di samping gadis itu. Dan karena ia melihat kerinduan yang begitu besar di mata mereka, maka Damar memilih untuk menjauh dari Muti sejenak. Dika benar, keadaan sekolah darurat ini memang sangat memprihatinkan. Bangunannya sama sekali tidak permanen karena hanya bertiang bambu dengan atap d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD