Muti memang merasa ada yang salah dengan dirinya selama beberapa hari terakhir ini. Ia selalu merasa pusing dan tidak bertenaga meskipun selalu minum vitamin dan makan apapun dengan lahap seperti biasanya. Ia pikir itu pasti karena dirinya kelelahan dan mungkin pengaruh radiasi ponsel atau laptop yang akhir-akhir ini lebih sering ia gunakan untuk mengecek hasil belajar anak-anak kelasnya. Biasanya Muti jarang sakit kepala, tetapi apa yang terjadi kali ini benar-benar seperti hampir membuat kepalanya meledak. Untungnya, ia bisa menyembunyikan hal itu dari Damar. Jika pria itu menyadari dirinya sakit, Damar pasti akan panik dan langsung memaksanya pergi ke dokter, atau cuti dari pekerjaannya dan beristirahat di rumah. Sayangnya, sepandai apapun Muti menutup sakit kepala itu, ia tidak bisa

