“Nero, lo pulang duluan aja ya.” Permintaan Tante Violet adalah sabda pandhita ratu yang tidak mungkin bisa Muti tolak. Lagipula apa ia bisa menolak ketika Damar ada di rumah itu? Ketika cowok itu akan menjemputnya? Rasanya sudah sangat lama sekali ia tidak duduk di belakang punggung Damar yang kurus tetapi menjanjikan keamanan yang selama ini Muti inginkan. Ia begitu merindukan si tengil itu hingga dadanya terasa sesak. Ketika melihat Damar tadi pagi, rasanya matahari yang separuh tenggelam itu muncul lagi. Ia tidak ingin pergi ke sekolah, ia ingin bersama Damar dan mendengar alasan cowok itu pergi tanpa bilang apa-apa padanya. Namun, Muti tahu tidak mungkin ia melakukannya. Ia sudah kelas tiga, dan seperti yang Nero katakan, tidak ada waktu untuk bersantai. “Kita harus belajar, i

