83. Sabar Adalah Kunci

1785 Words

Muti tidak bisa berhenti bersyukur ketika dokter mengatakan bahwa kondisi mama baik-baik saja dan tidak terkena stroke seperti yang mereka takutkan. Mama hanya perlu dirawat beberapa hari lagi di rumah sakit hingga tekanan darahnya normal, dan gegar otak ringannya pulih. Jika dilihat, memang tidak ada yang berubah dari mama setelah membuka mata. Beliau bisa mengenali semua orang yang ada di sana, bisa memberikan refleks yang bagus saat disentuh, bisa mengikuti arah pandangan dengan baik, dan hampir semua terlihat normal. Kecuali kenyataan bahwa semenjak mama sadar dua hari lalu, ia belum pernah bicara sama sekali dengan Muti. Oh, tentu saja mama bisa bicara. Sangat jelas dan sama sekali tidak ada perubahan. Hanya saja, mama tidak pernah membuka mulutnya untuk Muti. Ketika Muti menanyaka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD