85. Dendam dan Obsesi

1596 Words

Tidak pernah ada yang bisa menduga dalamnya hati manusia. Sekarang, Muti benar-benar memahami apa maksud dari pepatah itu. Kebanyakan kita, manusia, selalu menduga-duga isi hati orang, melihat dari sikap dan gerak-geriknya, lalu menyimpulkan sendiri seperti apa orang tersebut berdasarkan dari pengamatan dangkal itu. Dan seringnya, apa yang kita kira, jauh berbeda dengan apa yang sesungguhnya. Seringnya, kita semua lupa bahwa selalu ada sebab dari setiap sikap atau perbuatan seseorang. Bisa dari masa lalu, dari lingkungan sekitar, juga dari bagaimana cara ia terbentuk sejak masih kecil. Sayangnya, tidak semua dari kita berpikir jauh ke arah tersebut, dan hanya menyimpulkan sendiri seperti apa yang ingin kita simpulkan. Tadinya, Muti pikir, penyebab Mama memang sama sekali tidak mau bicar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD