116. Just The Two of You

1461 Words

Suara tangis bayi yang begitu kuat terdengar di malam sunyi. Damar bangun lebih dulu daripada istrinya, dan segera menuju ke boks bayi di samping tempat tidur mereka. Bayi mungil itu masih menangis dengan kencang saat Damar menggendongnya, membuainya dengan lembut, dan baru menyadari jika baju tidur dan popoknya ternyata basah, sesuatu yang membuat si kecil terbangun dari tidurnya. Muti berada di belakang Damar, menyadari apa yang terjadi, dan segera mencoba untuk mengambil anak mereka dari gendongan Damar. “Aku yang akan menggantinya, kamu tidur saja sebentar lagi sebelum menyusuinya,” kata Damar lembut sambil menunjuk ke tempat tidur mereka. Ia tahu bagaimana Muti sudah seharian mengurus bayi mereka, sehingga Damar tidak keberatan untuk mengganti popok setiap malam. Muti mengangguk de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD