"KETERLALUAN!" Darrel mengumpat pelan. Melihat istri yang teramat dicintai tengah dipeluk orang lain, tentu membuatnya murka. Yah, Aditya itu memanglah orang lain baginya. Ia tidak pernah mengenal atau sekadar tahu asal muasal pemuda itu. Yang ia tahu, Aditya adalah teman masa kecil istrinya. Tapi apakah teman masa kecil bisa menjamin kalau tidak akan melibatkan perasaan dalam berkawan? "Apa si bodoh itu lupa kalau sekarang Disha sudah bersuami?!" Rahang pemuda itu menjadi sekeras batu. Sementara tangannya menggenggam erat pagar besi lantai atas. "Kalau aku tetap berdiam menyaksikannya, pria brengsekk itu akan semakin bertindak nekat!" Darrel menghempaskan kedua tangannya dari besi dengan kasar, hingga membuat pagar itu sedikit bergoyang. Lantas, dengan langkah emosi, ia mulai membawa t

