9

1071 Words

"Kalian berdua itu kebiasaan dadakan!" Viona tersenyum melihat ekspresi Tya, mereka bertemu diluar rumah. Lebih tepatnya Viona menjemput Tya, setelah itu bertemu dengan Rangga melihat apartemen yang akan ditempatinya. Rangga sudah mengirim foto apartemen, termasuk furniture didalamnya dan mungkin akan membawa Tya tinggal bersama, atau mungkin tidak. "Darwin suruh kamu gimana?" tanya Viona setelah Tya berhenti menggerutu. "Dia kasih tahu apa saja yang harus dibahas, termasuk masalah kontrak. Dia takut aku kelewatan beberapa hal, makanya dikirim catatan dan suaranya. Aku kayak orang bego ya?" Tya menatap Viona yang langsung menggelengkan kepalanya. "Mikir positif aja." "Kamu tinggal dimana nanti? Kita tinggal bareng?" "Aku ada apartemen, tapi kita nggak tinggal bareng. Kamu aku cari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD