8

1067 Words

"Ngapain jemput sih, Az?" "Sahabatmu itu berisik, belum lagi ayah dan bunda." Viona tertawa melihat ekspresi Azka, kembarannya Dona "Makasih banyak. Kekasihmu mana? Kekasih yang cewek bukan cowok." Azka mengacak rambut Viona kesal "Kekasihku sibuk dan kamu tahu kerjaannya, kekasih cewek. Kamu pulang dalam rangka apa? Kangen sama ibu bapak? Nggak mungkin banget." "Aish...jahat banget kamu nuduhnya! Aku kangen sama mereka berdua, jangan asal nuduh." Viona memegang dadanya seakan tersakit, Azka yang melihat hanya berdecih kecil dan pelan "Aku mau ketemu sama sutradara kenalannya Darwin." "Siapa?" "Joko, istrinya yang artis itu." "Kemarin aku ketemu dia nggak ada bicara kearah sana. Dia kan bisa minta dari talent punyaku, kenapa jauh-jauh Darwin?" Azka mengetuk jemarinya di kemud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD