bc

Fake Girlfriend [Bahasa Indonesia]

book_age16+
6
FOLLOW
1K
READ
sweet
like
intro-logo
Blurb

"Karin kau sahabatku kan?"

"Umm ya?"

"kamu akan melakukan apa pun untuk ku , kan?"

"Selama itu tidak melibatkan 10 tahun penjara, ya."

"Jadilah pacar bohonganku."

Karin dan Brandon sudah berteman sejak mereka bisa mengingat. Brandon membuat permintaan mendadak kepada Karin, untuk menjadi 'pacar bohongannya' dan membantunya bersama-sama dengan berpura-pura.

Apa yang terjadi ketika Karin menemukan dirinya jatuh cinta untuk sahabatnya selama proses?

chap-preview
Free preview
chapter 1
Aku terbangun dari tidur nyenyak mematikan alarm telepon dan berguling ke samping kanan untuk tidur lagi , aku benci bangun di pagi hari. Alarm mulai berbunyi lagi dalam lima menit dan aku mengerang sambil menutupi telinga dengan bantal. Aku telah mematikan alarm setiap lima menit sehingga akhirnya aku terbangun karena tidak tahan lagi. Duduk tegak di tempat tidur dan menguap saat aku mengusap mataku dengan malas. Kemudian mematikan alarm sebelum berteriak sebelum lagi. Berjalan ke kamar mandi untuk menyelesaikan rutinitas setiap pagi . Setelah itu mencari-cari di lemari dengan tujuan untuk menemukan pakaian yang layak untuk pergi ke sekolah.. Aku menetap dengan celana jins dan kaos hitam yang kuselipkan sedikit di bawah jins dari depan. Memakai sepasang sepatu kets putih dan sudah siap. lalu mengayunkan ransel ke pundakku dan turun untuk menemui Mom dan Dady. "Selamat pagi Mom ! selamat pagi dady !" Kataku sambil mengambil apel dari keranjang buah di dapur. "Selamat pagi sayang! Siap berangkat?" Tanya Mom sambil membalik pancake yang sedang dibuatnya. "Ya." "Apa kau ingin aku mengantarmu ke sekolah, Karin?" Dady menawarkan. "Tidak, tidak apa-apa dady. Aku akan pergi dengan Brandon." Aku menghabiskan apelku dan pergi ke ibu untuk mencium pipinya. "Aku akan pergi kalau begitu Byeeee !!" aku melambai tangan kepada mom dan dady dan membuka pintu depan. Dan menemukan Brandon berdiri di sana hendak menekan bel pintu. "Hei! Aku akan menekan bel pintu." Dia tersenyum. "Ya, aku bisa melihatnya. Ayo pergi." Kami berdua mulai berjalan ke sekolah. " Masih ada waktu tersisa sampai sekolah dimulai jadi tidak perlu terburu-buru. "kataku . Brandon membuat lelucon saat kami berjalan untuk mengusir kebosanan. Beberapa adalah yang terburuk yang pernah ada di seluruh alam semesta. "aku yakin kamu tidak tahu bagaimana sapi tertawa." Brandon menahan tawa dan aku tahu dia akan memecahkan salah satu lelucon nya. "Yah, aku tidak perlu tahu. Jadi diamlah." Aku memutar mata dan mengangkat mata, meninggalkan Brandon. Tapi dia segera menyusulku. "Moo ha ha." Dia menertawakan lelucon bodohnya sendiri. "aku jelasin nih ya? Sapi berkata moo dan th-" “Kenapa aku berteman denganmu ?” Aku memalingkan muka dan mendesah sebelum berjalan ke sekolah dengan langkah cepat. Brandon dan aku berteman baik sejak aku bisa mengingatnya. Kami pergi ke sekolah dasar bersama-sama diikuti oleh sekolah menengah dan ,sekarang sekolah menengah atas. Kami sangat pemalu pada awalnya, tetapi seiring berjalannya waktu, Brandon dan aku menjadi tidak terpisahkan. Kami tahu satu sama lain dan segalanya seolah-olah kami tidak tahu apa arti privasi. Kami adalah definisi dari sahabat. Brandon tumbuh menjadi sangat tampan dan kami berdua tahu semua gadis di sekolah naksir dia. Semua gadis kecuali aku Setelah bertahun-tahun, aku hanya bisa melihatnya sebagai teman terbaik dan satu-satunya orang yang dipercayai dengan barang-barang ku. Itu sama untuk Brandon. Kami akhirnya tiba di sekolah dan pergi ke ruang loker untuk meletakkan tas kami dan mengambil buku untuk empat periode pertama. Bahkan loker kami ada di sebelahnya. "Pernahkah Anda melihat gadis itu di sekitar sini sebelumnya?" Brandon menyodok sisi saya dan mengarahkan dagunya ke seseorang. aku menoleh ke arah itu dan melihat seorang gadis sedang memeriksa selembar kertas, yang ku anggap sebagai kelasnya, yang ada di tangannya. Dia memiliki rambut pirang dan sosok mungil. aku belum pernah melihatnya sebelumnya. "Tidak. Pasti baru." Saya menutup loker saya dan menguncinya. "Aku ingin tahu dia di kelas apa." Aku mendengar Brandon bergumam pelan, masih menatap gadis itu. Bel berbunyi dan kami meninggalkan ruang ganti untuk pergi ke kelas kami. Setelah mengambil tempat duduk kami masin-masing, yang juga bersebelahan. kami menunggu sampai guru datang. Kebisingan biasa di kelas menghilang tepat ketika Tuan smith masuk ke kelas dengan bahan ajar di tangan. Ada seseorang yang mengikuti di belakangnya dan aku bisa mendengar Brandon terkesiap sedikit ketika dia melihat gadis itu dari aula loker.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

23 VS 38

read
301.3K
bc

Mendadak Jadi Istri CEO

read
1.6M
bc

Suamiku Bocah SMA

read
2.6M
bc

Sekretarisku Canduku

read
6.6M
bc

Bastard My Ex Husband

read
385.6K
bc

My Ex Boss (Indonesia)

read
3.9M
bc

Long Road

read
148.7K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook