Anandhiya cukup heran pada dirinya sendiri sebab ia bisa bangun pagi, tepat pukul lima. Padahal, biasanya tidur hingga jam tujuh kerap dilakukan. Tidak jarang pula berimbas pada sang suami yang telat dibuatkan sarapan. Alhasil, pria itu hanya mengonsumsi roti dan juga s**u. Pagi ini, akan berbeda. Anandhiya sudah bertekad memasakkan makanan yang enak, meski suaminya sedang tak bekerja. Ia harus sedikit memberikan perhatian lebih guna mengungkapkan kasih sayang besarnya ke pria itu. "Eh, ngapain di sini, Danan?" Pertanyaan tersebut diloloskan oleh Anandhiya secara spontan, dikala terkejut mendapati sosok suaminya berada di kamar yang khusus dipersiapkan untuk putra mereka, kelak sudah lahir. Anandhiya lantas berjalan menuju ke sofa panjang yang tengah ditempati sang suaminya, dengan k

