58 - Kontraksi?

1104 Words

"Cepetan jalan! Lama banget kayak siput!" Kalimat perintah dengan nada galak tersebut, jelas saja Anandhiya tujukan pada suami tercintanya yang kini tengah berada di belakang. Wanita itu, bahkan sudah tidak melangkahkan kakinya, berhenti di depan pintu kamar. "Lama banget, sih." Anandhiya meluncurkan lagi beberapa patah kata dengan nada yang semakin kesal. Ia juga mengerucutkan bibir sambil memandang sang suami. "Lebih cepat bisa jalannya, 'kan? Padahal, di mall tadi kamu udah makan banyak dibandingin aku. Masa iya jalan aja bisa kalah sama ibu hamil sembilan bulan?" "Masuk aja kali duluan, Sayang." Danan pun tidak terpengaruh akan omelan istrinya, ia menjawab santai dan dilengkapi pula pengeluaran suara tawa tentunya. "Aku nggak bisa jalan cepat bawa lima tas belanja besar, dua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD