Danan yang baru keluar dari garasi setelah selesai memarkirkan mobil, langsung saja menghampiri istrinya di kebun depan rumah mereka berdua. Wanita itu sedang menyiram asyik beberapa tanaman bunga kesayangan. Tidak terbesit sedikit pun dalam diri Danan tatkala memamerkan senyum lebar dan melambaikan tangan, tak diperoleh balasan. Istrinya membalikkan kepala serta juga badan secara cepat. Ia hanya menganggap hal yang biasa. "Hallo, Sayang." Salam diloloskan Danan dalam suara yang cukup lantang agar bisa didengar istrinya. "Hallo juga," balas Anandhiya dengan suara yang lebih pelan dari sang suami. Datar-datar saja. Tidak dialunkan dalam nada ceria atau senyuman yang cerah. "Rajin banget istri aku ini. Emang ibu rumah tangga terbaiklah." Danan meluncurkan pujian dengan semangat, mesk

