.............. Kelincahan dan juga kelihaian kedua tangan Danan dalam memainkan alat musik rindik terbukti nyata dengan dihasilkannya alunaan suara yang merdu. Tentu, keahlian tersebut ia didapatkan tidak mudah atau secara instan. Danan sudah mengikuti sanggar sejak masih duduk di kelas empat SD. Dirinya baru berhenti saat masuk SMA karena ingin fokus belajar dan meraih cita-cita. Jadi, Danan merelakan hobinya di bidang seni tak difokuskan lagi. "Keren, Paa?" Bukan hanya berkeinginan meminta penilaian dari sang ayah lewat lontaran pertanyaannya, tapi ia menantikan luncuran pujian tulus ayahnya juga. Pak Hary langsung menganggukkan kepala singkat, selepas selesai dengan permainan seruling beliau. "Masih keren, Nak. Papa kira kamu sudah lupa cara memainkan rindik. Ternyata,

