Danan masih menghidupkan mesin mobil, meski kendaraan roda empat miliknya sudah terparkir sempurna dalam garasi rumah. Tentu, sang istri yang tetap saja lelap tertidur meski telah dibangunkan, menjadi alasan utama. AC sudah pasti akan ikut berhenti berfungsi jika mobilnya dimatikan. Sedangkan, di bagian dahi sang istri banyak ditempeli buliran-buliran keringat, mengingat dari pagi hingga sore ini cuaca terasa panas, belum berkurang. "Dhiya, kita udah sampai, nih. Bangun dong, Sayang. Tidurnya dilanjutin nanti gimana? Danan memutuskan tetap menyalakan mesin dari kendaraannya sampai sang istri memberikan respons atas apa yang ia katakan barusan. Namun sayang, harapan tak sesuai kenyataan. Wanita itu belum membuka mata. "Manis banget." Danan meloloskan gumamannya yang dilengkapi kekeha

