Pukul Sembilan pagi Andrew dan Aruna baru sampai di kantor, untungnya hari ini nggak ada rapat sama sekali, dan kerjaan Andrew juga sudah banyak diselesaika sebelum pernikahannya dilangsungkan itu. dia hanya perlu memeriksa beberapa berkas yang belum di pegangnya sama sekali itu. “Una mau ke kantin ya?” ijin Aruna pada suaminya yang sedang membaca bbereapa proposal pengajuan kerjasama yang di kirimkan oleh perusahaan lain. “boleh, mau makan lagi?” Tanya Andrew lalu diangguki oleh Aruna, ini semua gara gara kerjaan suaminya tau baru makan eh malah langsung diajak olahraga ranjang bikin dia kelaperan lagi lah. “iyaa,” balasnya. “aku suruh Ob buat beliin aja sayang, kamu maunya makan apa?” Tanya Andrew pada istrinya, padahal mah Una pengen makan disana tapi melihat suaminya berkata se

