Petaka Malam Tahun Baru Bab 25 : Calon Istri Dengan sangat terpaksa, aku tak bisa mengusir begitu saja pria bermata sipit itu. Apalagi Ibu dan Ayah terlihat menyukainya, jadi dia semakin pura-pura baik dan sok ramah saja. Aku makin jengkel melihatnya yang begitu mudah akrab dan membaur bersama keluargaku. “Kak, Bang Seno itu mirip Ji Chang Wook, ya?” ujar Rissa saat aku sudah berbaring di sampingnya. Aku mengerutkan dahi. “Siapa itu?” Aku masih fokus dengan ponsel. “Itu loh, Kak, aktor Korea,” jawab Rissa dengan nada kagum. “Oh, ya? Kayak mayat hidup ‘kan, ya?” Aku menoleh ke arahnya yang terlihat mesem-mesem tak jelas. “Mayat hidup apanya, Kak? Ganteng banget gitu .... “ protes Rissa dengan mata yang berbinar-binar. Aku melengos kesal. Semua orang di rumah ini begitu mengaguminya

