Bab-37

1091 Words

Veanna sampai di rumah dengan tubuh yang lemas, usia kandungannya baru saja tiga Minggu tapi badannya sudah seperti seseorang yang bekerja kasar. Gampang capek. Langkahnya terasa lebih lambat dari biasanya, mungkin karena efek hamil muda maka nya seperti ini. Kepalanya masih dipenuhi berbagai pikiran setelah pertemuannya dengan Shandra, sementara rasa mual yang sejak pagi mengganggunya belum juga benar-benar hilang. Begitu memasuki ruang tengah, suara tawa Kakek terdengar lebih dulu. “Veanna kamu pulang tepat waktu.” Ucap Kakek gembira. Wanita itu menoleh dan mendapati Kakek baru saja datang dengan beberapa kantong belanja di tangannya. Salah seorang pelayan segera mengambil kantong-kantong tersebut, lalu mengeluarkan isinya satu per satu. Aroma ikan segar langsung memenuhi ruangan, bel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD