Rey menepikan mobilnya ke arah mini market. Tenggorokannya mendadak kering kerontang begitu pagi harinya disuguhi pemilik baby doll Doraemon. Siapa lagi kalau bukan singa betina tetangganya. Saat akan berangkat ke kantor tadi ia melihat Melly sedang berdiri di depan pintu gerbang rumah Sila. Begitu gadis cantik itu melihat Rey yang baru dikenalnya kemarin sedang bersiap berangkat, akhirnya demi kesopanan Melly pun menyapa laki-laki yang beberapa hari terlihat murung dan sensitif. Melly yang ceria berusaha berbasa-basi pada Rey yang hanya mengangguk dan menggeleng karena fokusnya bukan pada gadis di hadapannya melainkan pada gerbang rumah tetangganya. Memperhatikan apakah laki-laki sialan itu sudah datang apa belum karena setahu Rey tiap hari dan tiap pagi Andika datang ke rumah Sila m

