Sembilan belas

570 Words
"Gimana keadaan temen saya, Sus? Apa ada luka yang serius?" Tanya Agus dengan wajah panik. Saat sedang bersiap menutup cafe, Agus mendapat telfon dari RS yang memberitahukan kalau ada pasien bernama Raka Adrian yang dirawat di RS tersebut karena telah mengalami insiden kecelakaan. Agus pun lantas segera menuju RS ditemani oleh Arif yang merupakan karyawan Raka juga. "Keadaannya sudah stabil. Pasien hanya mengalami luka ringan saja. Kalau begitu saya permisi dulu." Jawab suster tersebut lalu pergi meninggalkan ruangan rawat Raka. Dilihatnya kondisi Raka yang belum sadarkan diri dan harus terbaring lemah dengan jarum infus yang menancap ditubuhya membuat Agus merasa sedih dengan kondisi Raka.  "Apa nomor Nara sudah bisa dihubungi Rif?" Tanya Agus pada Arif. "Belum bisa Mas. Nomor telfonnya susah dihubungi." Jawab Arif.    'Kemana sebenarnya kamu Na? Tanya Agus dalam hati' **** "Nara...." Panggil Agus setengah berteriak sambil berlari mengejar Nara. Saat sedang mengantar pesanan, Agus tak sengaja melihat Nara sedang berjalan memasuki pintu masuk stasiun KA bersama seorang lelaki yang sepantaran dengan Nara. "Kamu denger ada yang manggil namaku ga?" Tanya Nara pada Davi yang berdiri disampingnya. "Ngga tuh. Emang ada yang manggil?" Davi balik bertanya sambil celingak celinguk mencari sumber suara yang dimaksud Nara. "Mas Agus?" Nara terlihat kaget melihat Agus dihadapannya. "Bisa kita bicara Na? Ada sesuatu yang harus aku sampaikan." Ujar Agus dengan tatapan memohon. "Mohon maaf Mas. Tapi Nara harus berangkat sebentar lagi. Soalnya kereta ke Surabaya berangkat 15 menit lagi." Davi menjawab pertanyaan Agus. "Kamu siapanya Nara?" Tanya Agus dengan tatapan tajamnya. "Aku Davi sahabatnya Nara dari Surabaya." Jawab Davi dengan santainya. "Kamu mau pulang lagi ke Surabaya?" Tanya Agus lagi. "Iya Mas. Soalnya aku terlalu lama pergi dari rumah. Aku ga mau Papa sama Kaka tambah khawatir kalau aku pergi terlalu lama." Jawab Nara sambil melirik ke arah jam tangannya. "Mas Raka kecelakaan, Na." Nara pun langsung terlonjak kaget mendengar ucapan dari Agus. "Kecelakaan? Kapan? Terus sekarang dimana?" Tanya Nara beruntun. "Aku boleh berbicara sebentar Na? Ada sesuatu yang harus aku tanyakan dan jelaskan dulu."  "Yaudah kita cari tempat duduk dulu."  **** "Apa kamu bertengkar dengan Mas Raka?" Tanya Agus to the point. Lalu meluncurlah penjelasan dari Nara tentang penyebab dia dan Raka yang bertengkar. Terdengar desahan nafas dari Agus ketika mendengar cerita Nara. Agus mulai paham tentang penyebab Raka mengalami kecelakaan ini. "Sebenarnya Mas Raka mengalami trauma Na. Waktu dia berumur 12 tahun, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri saat Ibunya b******u dengan pria lain yang lebih muda dari Ayahnya. Lalu saat Ayah dan Ibunya bertengkar, Ibunya malah memilih pergi meninggalkan Mas Raka dengan Ayahnya dan lebih memilih pria yang lebih muda itu. Mas Raka berusaha berlari mengejar Ibunya dan memegang tangan ibunya. Dia meminta ibunya untuk tidak meninggalkannya. Tapi ibunya tidak peduli. Hingga kejadian naas terjadi Na, mobil yang ditumpangi Ibunya dan selingkuhannya itu terbalik. Mereka ditemukan tewas. Sejak saat itu pula Ayah Mas Raka mengalami depresi. Beliau sakit karena tertekan dengan banyaknya pemberitaan mengenai Istrinya. Lalu beliau juga meninggal. Itu yang menyebabkan Mas Raka mudah tersulut emosinya kalau melihat sesuatu yang mirip dengan kisah masa lalunya. Dia masih terbelenggu dengan kisah tersebut. Saat kejadian malam itu, sepertinya bayangan masa lalu itu berputar kembali dalam ingatannya sehingga dia tidak konsentrasi saat menyetir mobilnya dan terjadilah kecelakaan tersebut." Ujar Agus mencoba menjelaskan semuanya.   Mendengar penjelasan Agus membuat setitik air mata jatuh dari pelupuk mata Nara. Nara tak menyangka kalau kehidupan Raka lebih tragis dari kisah hidupnya. Dia juga merasa bersalah karena memperlakukan Raka dengan buruk. "Maafin aku Om. Seharusnya aku ga berbuat kasar sama Om. Seharusnya aku ga ninggalin Om kayak kemarin. Huhu..." 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD