Vega terbangun dari tidurnya dengan perasaan gusar. Pasalnya dia berharap pagi saat dia baru membuka mata, dia menemukan Lian di sampingnya. Tapi ternyata nihil. Sejak semalam setelah selesai makan dia tidak melihat Lian kembali masuk ke dalam kamar. Dengan wajah ditekuk, dia bergegas membersihkan diri lalu turun ke bawah untuk mencari Lian lalu menendang pantatnya karena membuatnya tidur sendiri semalam. Baru tiga langkah dia menuruni tangga, Vega sontak dikejutkan dengan suara tawa saling bersahutan. Karena penasaran dia mempercepat jalannya dan pergi ke ruang tengah yang diyakini tempat suara itu berasal. Dan seketika hatinya panas melihat pemandangan di sofa ruang tengah saat ini. Suami bodohnya, yang semalam hilang entah kemana sedang duduk sambil memangku seorang gadis cantik. Taw

