Uda Gak Sabar Pindah

1059 Words

(POV Arumi) Akhirnya kesepakatan harga diambil, karena kami merasa cocok dengan semua dari keadaan rumah, lokasi rumah, segi kenyamanannya dan yang pastinya harga dan budgetnya cocok kita pun setuju. Aku tambahin dengan tabunganku dari semasa gadis yang tam pernah tersentuh semenjak menikah selain untuk keperluanku sendiri. Membeli baju sendiri dan Ibu. Sekarang pun udah jarang aku belanja baju seperti seleraku dulu. Aku sudah sangat menyesuaikannya dengan harapan mertuaku. Kalau dibilang aku kok, sampai segitunya mau jadi menantu idamannya Ibu. Iya gak apa-apa. Soalnya ya mana betah ya kita itu beli ini-itu di komentarin pedas terus. Ya, walaupun perubahanku tak begitu membuat semerta-merta kentara lalu baik dan tak berkata pedas lagi. Setidaknya aku ada usaha biar Allah yang memberi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD