Suara sirine Ambulan yang membawa Ayla terdengar nyaring membelah jalanan malam hari. Setelah sebelumnya, Dokter rumah sakit umum menyarankan Alvin untuk membawa saja gadis itu kerumah sakit jiwa. Gadis itu tidak sakit hanya jiwanya saja yang tengah tergunjang. Penanganan yang tepat adalah dengan membawa Ayla kerumah sakit jiwa. Sengaja tubuh gadis itu diikat, agar tidak terus-terusan menyakiti dirinya sendiri. Gadis itu tampak tertidur pulas, akibat suntikan obat penenang yang diberikan Dokter sebelumnya. Alvin menatap Ayla sungguh miris. Hatinya bagai tercabik-cabik. Ternyata sudah banyak sekali yang dilewatkan oleh Ayla. Yang baru diketahui olehnya ternyata gadis itu adalah, Ayla gadis kecilnya dulu. Alvin mengusap puncak kepala gadis itu penuh sayang. Sekarang cowok itu baru meng

