Antri Makan

1078 Words

Karan berjalan gontai dengan Qizvy mengekorinya dengan penuh rasa patuh. Mereka menuju ke kamarnya yang baru. Untuk pertama kalinya mereka akan menikmati kamar yang nyaman itu. Sampai juga mereka. Qizvy mengamati Karan membuka pintu. Kesempatan itu dipakai Karan juga untuk mengajarkan cara membuka dan mengunci pintu kamar. Suatu hari nanti, keterampilan sederhana ini sangat penting dalam situasi tertentu. “Saat ini, aku sedang membuka pintu. Harus gunakan kunci ini, tidak bisa diganti dengan yang lain. Kamu harus belajar untuk gunakan bend aini.” Karan membuka daun pintu lebar-lebar dan masuk dahulu. Ia duduk di salah satu batu yang sudah difungsikan sebagai pengganti kursi. Sahabatnya juga lakukan hal yang sama di batu yang lain. Ada empat buah batu duduk di kamar yang mereka tempat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD