Anak yang tidak diharapkan itu sangat lah sulit apapun itu perlakuannya orang tuanya tidak sama pasti ada perbedaan
Disebuah desa hidup seorang keluarga yang bernama pak Shodiq dan ibu atun.mereka dikaruniai 3 orang anak ,anak yang pertama bernama Abdul,anak yang ke dua bernama Ira
sedangkan anak yang ketiga bernama wati,dalam kehidupannya mereka terlihat sangat bahagia tetapi anak yang ketiga ini Bu Atun tidak sayang kepada anaknya,karena ibu atun tidak menginginkannya ,Bu Atun hanya menginginkan anak dua saja.karena anak yang kedua dan ketiga ini selisihnya hanya 2 tahun saja,pada waktu masih dikandungan ibu atun ingin menggugurkan kandungannya ,sampai minum jamu-jamu dan datang kedokter untuk menggugurkannya,tetapi dokter tidak mau menggugurkannya karena takut dosa,dokter tersebut memberi obat kuat dan subur agar anak itu tumbuh sehat .Wati anak ibu atun sekarang tumbuh besar,waktu sekolah TK pun Wati selalu memakai sandal karena tidak mempunyai sepatu,karena ibu atun tidak membelikan sepatu untuk Wati,tetapi alhamdulilah ada orang yang baik hati iba melihat Wati karena sekolah memakai sandal.akhirnya orang tersebut memberikan sepatu bekas anaknya yang sudah tidak dipakai lagi.wati sangat senang sekali karena dikasih sepatu,meskipun sepatu itu tidak baru Wati sudah sangat senang sekali ,dan setiap membelikan sesuatu selalu dibeda-bedakan .Bahkan kalau menginginkan sesuatu Wati selalu ngambek dulu agar dibelikan oleh ibu atun.padahal waktu itu Wati hanya menginginkan hijab baru .karena hijabnya cuman satu.wati tidak mau pergi mengaji akhirnya pak Shodiq marah-marah agar Wati dibelikan hijab.akhirnya Bu Atun dan Wati pergi ke pasar untuk membeli hijab ,dan Wati selalu semangat untuk mengaji meskipun tidak bisa dia selalu semangat untuk berangkat mengaji