Insecure 1
Alhamdulillahi rabbil'aalamiin, wash-sholaatu wassalaamu 'ala isyrofil anbiyaa i walmursaliin, wa'alaa alihi washohbihii ajma'iin ammaba'adu.
Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan Seluruh Alam. Semoga sholawat dan keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia, keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Tema yang akan saya angkat kali ini adalah tentang insecure
Terjadi Karena kita membandingkan diri kita dengan orang lain.
Lebih tepatnya..
Kita membandingkan nasib orang beriman dengan orang tidak beriman sama² pake dunia.
Ga sebanding dong
Kalo mau bandingin ya orang kafir dapet apa di dunia, orang mukmin dapet apa di akhirat. Itu baru sebanding.
Karena kata Allah, dunia ini ga ada harganya, bahkan dikatakan kalo dunia ini lebih ringan dari sebelah sayap nyamuk.
Seandainya dunia ini ada harganya, pasti Allah ga bakal ridho ngasih kenikmatan dunia kepada orang kafir.
Nah, karena dunia ini ga bernilai maka Allah kasih ke orang kafir. sedangkan yg bernilai, Allah simpankan untuk orang yg beriman dan sabar.
Biasakan pakai kacamata rabbani, cara pandang Allah.
Sehingga ketika kita hijrah, kita minta tolong urusan dunia kepada Allah dan kita yakin, kita istiqomah, kita ikhlas maka di akhirat nanti insyaAllah kita akan mendapatkan balasan yang sangat jauh lebih istimewa dibandingin dengan dunia
Nah, ada satu mantra yg saya dapet dari salah satu guru saya "wama ingdallahi khoir" Dan apa yg di sisi Allah lebih baik.
Jadi ketika kita merasa cemburu dengan dunia seseorang, ucapin aja mantra itu, kita tanamkan deh dalam hati.
Saya pakai itu sebagai terapi kepada diri saya sendiri ketika kadang ada rasa kepengen atas apa yg dimiliki orang lain, merasa cemburu, merasa orang lain lebih beruntung dari saya, maka mantranya keluar lagi "wama ingdallahi khoir3x" sampai rasa iri atau cemburu itu hilang karena saya tahu bahwa apa yang disisi Allah itu lebih baik.
Kita yg istiqomah berusaha menjadi mukmin yg baik gini² aja, orang lain yg sering meninggalkan perintah Allah bisa sukses, yaudah "wama ingdallahi khoir"
Yg lain lagi misalnya, dukun bertindak jadi langsung nikah, kita yang bertindak sendiri ga nikah², yaudah aja "wama ingdallahi khoir"
Nah Kadang juga kita ngeliat temen kita yg kaya raya istrinya cantik, mikir deh wah dia kok sholatnya bolong², puasa ga pernah, tapi usahanya lancar terus, hidupnya hepi terus.
Sedangkan Saya yg berusaha mendekatkan diri ke Allah malah dibikin susah terus, dikasih musibah, ditolak ukhti, blablabla..
Yaa, yaudah gausah dipikirin..
Biarin aja mereka menikmati momen mereka di dunia, toh nanti gantian kita yang nikmatin momen di akhirat kan, itu juga kalo kita tetep sabar, ikhlas dan istiqomah.
Nah Tapii.. apa yang di sisi Allah itu bukan hanya Akhirat, dunia juga bisa dapet kok. Cuman Allah ga memberikannya dengan segera kepada orang mukmin karena Allah ingin melihat dulu ketabahan, kesabaran dan keistiqomahan kita.