Baru kali pertama bagi arra menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana gara yang sedang menggunakan kekuatannya untuk membela diri atas apa hang juga sudah laksa lakukan kepadanya, wajah yang nampak begitu marah terlukis jelas pada rona wajah laksa yanh merasa sangat tak suka dengan perlakuan gara kepadanya. Apalagi dengan persoalan yang dimana gara memberikan batas dimensi agar laksa tak bisa masuk dan mengganggu kediaman edward, sebab saat ini edward masih menjamu ayah luna dan juga adiknya. Tak ada pikiran dalam otak laksa saat ini yang mampu menela’ah tentang batas dimensi itu yang tak mampu di tembusnya, bukankah laksa pasti bisa mengalahkan kekuatan apapun kecuali kekuatan edward. Dan seketika laksa pun terperosok sampai tubuhnya terpelanting menghantam beberapa pohon yang

