Denting bunyi jam dinding yang masih begitu setia menemani gara yang masih terjaga sebab perasaan nya yang semakin tak karuan rasanya.
Apalagi setelah kejadian aneh di dalam kamar arra yang dimana ia menemukan sosok yang sedang mengintai mereka membuat ia kembali berpikir jika memang ada orang yang sedang mengincar salah satu dari mereka.
Namun saat ini gara masih tak menemukan sama sekali jawaban untuk pertanyaan yang masih terus bergulit di dalam otaknya.
Dalam lamunan nya kali ini ia memikirkan siapa diri gara sebenarnya di masa itu ,
Masa dimana semua orang terlihat begitu sangat kuat dalam segala hal dan entah mengapa gara merasakan suatu energi yang dimana begitu sangat kuat yang sedang berjalan kearahnya.
Tapi kali ini gara begitu hafal dengan energi yang sedang mendekat kearahnya.
“ shyam. “
Kata gara yang seketika membuat shyam terkejut karena gara mengetahui kedatangan nya sebelum shyam menunjukkan wujudnya kepada gara.
“ bagaimana kau bisa tau jika itu aku , gaa? “
Tanya shyam yang langsung menampakkan dirinya tepat di depan gara yang saat ini sedang duduk tepat di atas sofa ruang tamu yang tak jauh dari kamarnya.
“ energi mu mengganggu ku , apalagi aroma mu. “
Jelas gara yang semakin membuat shyam terkejut dengan apa yang baru saja di katakan oleh gara , yang dimana ia mengatakan bahwa dirinya bisa merasakan sebuah energi yang ada di dalam diri shyam.
“ kau benar-benar bisa merasakan energi ku? “
Gara mengangguk dengan wajah yang begitu terlihat polos seperti orang yang sedang tak mengetahui apa-apa.
Shyam yang terkejut pun akhirnya memilih untuk duduk tepat di samping gara dengan melantangkan tatapan yang sangat sulit untuk di artikan.
Dan gara yang mengetahuinya hanya mengarahkan tatapan nya juga kepada shyam yang masih menampilkan raut wajah yang begitu aneh sekali.
“ memang ada yang salah? “
“ bukan salah gaa , tapi luar biasa. “
Ujar shyam yang begitu merasa sedikit terlihat histeris.
“ oh ya , apakah aku boleh bertanya kepada mu shyam? “
“ tentu. “
“ apa yang kamu tau tentang aku di masalalu ku.
Lalu kenapa tiba-tiba saja aku bisa merasakan sesuatu energi yang begitu sangat mengganggu di dalam dadaku. “
Ujar gara yang lagi-lagi membuat shyam kelabakan sendiri dengan apa yang akan menjadi jawaban untuk ia jelaskan kepada gara.
Sebab shyam sendiri juga menyadari jika kenyataan pasti akan sulit di lalui oleh gara , apalagi dengan hal yang begitu sensitif untuk di kuliti lagi oleh gara.
“ semua itu karena edward.
Kemarin ia memancing cakra mu agar segera terbuka.
Tapi sayang nya edward sendiri sama sekali tak kuat dengan energi yang kamu keluarkan. “
Jelas shyam lagi ,
Dan gara pun kembali mengingat bagaimana ia yang tiba-tiba merasakan energi panas menyerang tengkuk nya dan memuat gara mampu sedikit mengulang memori kisah hidupnya yang sampai saat ini masih menjadi suatu misteri untuk kehidupannya.
“ edward itu... “
Pungkas gara terhenti sejenak dan kemudian seketika pandangan nya dan shyam pun bertemu satu sama lainnya namun kali ini tatapan mereka begitu menunjukkan jika adanya perasaan yang saling mengejutkan yang sedang mereka rasakan.
Tak selang lama , terdengar suara teriakan arra yang begitu sangat keras yang mampu di dengar oleh shyam ataupun gara.
Hingga keduanya pun berlari masuk ke dalam kamar gara yang saat ini sedang di tempati oleh arra.
Gara segera membuka pintu kamar dan betapa terkejutnya gara dan juga shyam yang mendapati arra sedang terselimuti dengan kabut hitam tebal yang membawa nya terbang keatas dan kemudian menghilang seketika.
“ siapa itu shyam?
Kenapa aku tidak bisa merasakan energi nya? “
“ aku sama sekali tak mengenalnya gaa, kau tunggu disini dulu aku segera menyusulnya. “
Ujar shyam yang seketika menghilang dari hadapan gara, hingga membuat gara sendiri sangat merasa khawatir dengan keadaan arra yang sudah tak ia ketahui lagi.
Namun entah mengapa seketika ia mengingat sangat bos besarnya yang sempat membantunya memulihkan sesuatu hal yang memang sangat sulit untuk gara dapatkan.
Gara segera mengambil ponselnya dan menghubungi Edward untuk meminta bantuan kepadanya tentang apa yang baru saja terjadi kepada arra.
***
Edward yang mendapati kabar dari gara punn segera bertindak untuk membantunya, sebab setelah ia mendengar apa yang di katakan oleh gara melalui panggilan ponselnya.
Ia segera menyadari siapa dalang di balik hilangnya arra dan juga Edward sendiri begitu yakin jika shyam tidak akan bisa menyingkirkan sosok tersebut sendirian, bukan hal mudah untuk menakhlukkan sosok kalingga yang saat ini sedang di cari oleh laksa.
Apa yang di takutkan Edward saat ini mungkin adalah suatu alasan utama yang membuat kalingga membawa arra pergi dari sisi gara.
Yang dimana kabar itu pasti sudah menyebar jika arra lah yang saat ini menjadi pemilik tinggal mustika keabadian yang di berikan dewa langit kepada sanggara.
Tanpa berpikir panjang Edward segera meninggalkan rumahnya yang dimana juga terdapat seseorang yang begitu istimewa yang juga sedang di incar oleh kalingga, namun sepertinya Edward seakan tak menyadari juga tentang kedatangan kalingga di halaman rumahnya.
Kini sosok kalingga yang menjelma sebagai kucing berwarna abu-abu yang begitu sangat terlihat cantik,
Dan juga dengan adanya suatu energi yang kalingga alirkan kearah luna yang sedang menatap kepergian Edward dari balkon yang ada di luar kamar nya.
Dan seketika tatapan luna pun terarah pada kucing jelmaan kalingga tersebut yang sedang menampilkan aksi yang begitu menggemaskan sekali.
Ia yang begitu merasa terhibur segera turun dari tempatnya sekarang lalu melangkahkan kakinya menuju ke halaman luas yang ada di depan rumah Edward.
Luna sendiri pun tak mampu menyadari jika apa yang sedang di hadapinya adalah suatu bahaya yang mengancam dan bukannya kucing cantik seperti apa yang ia saksikan saat ini.
“ Hai, cantik.
Kamu punya siapa?
Kenapa bisa sampai kemari. “
Ujar luna dan kemudian mengambil kucing tersebut untuk di gendongnya, tanpa terduga sama sekali oleh luna saat ini kucing jelmaan itu malah mencakarnya hingga membuat lengan luna mengeluarkan cairan berwarna merah yang begitu kental.
Luna sendiri tak mengerti mengapa kucing tersebut melukainya dan seketika dari arah mata kucing tersebut muncul sesuatu yang begitu mengejutkan Luna, ia mampu melihat wajah sang ayah dari bola matanya dan yang lebih menakutkan lagi ketika dengan jelas Luna juga bisa melihat bagaimana keadaan buruk yang terekam pada netra dari kucing abu-abu tersebut.
Hingga seketika Luna pun terjatuh tak sadarkan dirinya tepat di samping kucing cantik jelmaan kalingga itu.
“ Edward...
Habis kau. “
Ujar kalingga dengan melayangkan senyum simpul yang membuat salah satu sudut bibirnya terangkat dan kalingga pun kemudian membawa Luna pergi dengan cara yang sama seperti yang ia lakukan kepada arra.
***