Melihat arthur yang masih berputar-putar di sekeliling bandara, kemarahan dan kejengkelannya tiba-tiba muncul, mendesak seperti orang gila. Dia bangkit dan segera menghampiri Arthur dengan marah. Pria yang tiba-tiba muncul memang sangat mencurigakan. "Sekarang katakan Siapa kamu? Mengapa kamu tiba-tiba muncul ketika kami berangkat? dari mana asalmu?" tanya Rea dengan mata melotot. Ditanyain seperti ini Arthur pun menjadi sangat marah. Meski bagi orang lain sangat wajar untuk marah, tapi baginya itu benar-benar pelecehan. Siapa yang bisa menerima ketika dia punya niat baik ingin menolong malah di curgai sebagai pencuri. "Mengapa kamu hanya duduk saja? Mengapa kamu tidak ikut mencari? lebih baik ikut aku mencari daripada mencurigaiku seperti ini." ujarnya dengan nada tinggi. Beberapa pe

