Langkah Wonhee dan Seojin telah kembali ke gedung pemakaman itu dan bertemu dengan Ayah Wonhee serta Aera yang masih sibuk menerima para tamu. Wonhee menghampiri sang Ayah dan berkata, “Appa, biarkan aku dan Seojin yang menerima tamu.” Ucap Wonhee pada sang Ayah yang menggelengkan kepalanya dan justru menyuruh mereka untuk beristirahat padahal yang sedari tadi sibuk adalah dirinya dan Aera. “Appa… Gwaenchana! Aku dan Seojin akan menerima sisanya dan Appa beristirahatlah, kau sudah tua untuk berdiri terlalu lama di sini!” Itulah ucapan yang di ucapkan oleh Wonhee pada sang Ayah yang akhirnya membuat lelaki itu tersenyum dan mengangguk. “Kalau begitu, Appa masuk ke dalam bersama Aera ya?” Ucap sang Ayah pada Wonhee seraya mengusap pelan rambut Wonhee. Seojin menatap pada senyuman Wonhe

