Pengorbanan seorang Ayah

1383 Words

Lagi pula, melihatmu membuatku mengingat Wonhee.” Ucap Ayah Wonhee yang tersenyum pada Seojin yang kini terdiam mendengar ucapan itu. Ucapan yang pernah ia dengar dari mulut Nyonya Park saat pertama mereka bertemu, ‘Melihatmu membuatku mengingatnya... Anakku berumur sama denganmu dan dia bersekolah di Seoul. Aku sudah lama tidak bertemu dengannya...’ Seojin terdiam mengingat ucapan Nyonya Park yang terus terulang beserta dengan kejadian itu di dalam kepalanya. “Seojin-a!” Hingga panggilan tersebut akhirnya membuat Seojin sadar dari lamunannya dan menatap pada Ayah Wonhee yang kini berdiri di sampingnya, dan menggenggam bahunya untuk menyadarkan Seojin dari lamunannya tadi. “Uh, Ne?” Tanya Seojin yang menoleh ke arahnya dengan tatapan bingungnya. “Gwaenchana?” Tanya Ayah Wonhee kemba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD