47. Good bye, Renata

1586 Words

Dan saat pintu itu terbuka, mata abu-abunya langsung bertautan dengan mata hazel Renata. Ah, juga dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipi Renata. ***** Ed menoleh pada arah pintu. Dimana sosok Melissa yang pertama kali dia lihat. Berdiri dengan bimbang di sepertiga pintu yang terbuka. Ed menyorot tajam pada mata abu-abu Renata. Dan Renata bukan manusia yang tak peka, sehingga tidak menyadari sorot tidak suka dari Ed. Meskipun mata abu-abu Renata masih bertautan dengan mata hazel Renata. "Kalo tujuan kamu kesini hanya untuk memperdalam goresan di hati Renata, silahkan pulang." Seru Ed datar. Matanya kembali menatap Renata yang sudah lebih dulu menatap Ed. Tatapan itu lagi. Tatapan terluka. Ah, tidak bisakah Renata menatap Ed dengan tatapan lain selain tatapan terluka. Sem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD