WAIT. Kenapa bibir Dylan ... Lexa melepas pagutannya. Memandang Dylan yang sedang memasang wajah tidak rela. Lexa mengerutkan kening. **** "Kenapa ?" Tanya Dylan. Ikutan mengerutkan kening. Bukannya menjawab, Lexa malah kembali mencium bibir Dylan. Menyesapi rasa manis pada bibir Dylan. Hanya sejenak. Kemudian menarik kembali bibirnya. "Kok bibir kamu manis ?" Tanya Lexa. Belum sempat Dylan menjawab. Lexa kembali mencicipi bibir Dylan. Bukan, ini bukan rasa manis makanan ataupun minuman..Ini rasa manis... "Kamu ngerokok ya ?" Tanya Lexa setelah melepas ciumannya. Deg. Lexa dapat merasakan jantung Dylan yang berdebar tidak beraturan di dalam sana. "Iya..I'm sorry." Ucap Dylan pelan. Penuh penyesalan. Membuat Lexa tersenyum. Terkekeh malah. "Tapi tadi aku udah minum banyak air puti

