Perjuangan Lelaki

2050 Words

Hujan turun dengan derasnya membuat Arseno yang sedang tidur meringkuk pada kasurnya terbangun kaget. Lelaki itu mengerjap-ngerjapkan matanya sayu sembari melihat ke luar jendela kamarnya yang dimana hordengnya sudah tersingkap karena hembusan angin. Suara petir pun terdengar saling bersahutan disambut kilatan petir yang sekilas menerangi langit mendung gelap itu. Arseno beranjak duduk dengan memijat pelipisnya merasa pusing karena terlalu banyak tidur, walau tidak benar-benar tidur. Hanya memejamkan matanya dengan mensugesti dirinya untuk terlelap. Namun, sayangnya pikirannya masih saja sibuk dan membuatnya jadi terjaga untuk kesekian kalinya. Ia melangkah turun dengan berjalan mendekat ke arah jendela kamarnya, tangannya terulur merasakan tetesan demi tetesan hujan yang masih setia mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD