Kabur

1122 Words

“Jeremy!” “Mama.” Rosseane berjalan tergesa memasuki apartemen, berjalan menuju kamar terdekat dari pintu, lalu membukanya kencang. Kosong. “Mama. Ada apa? Kenapa Mama tiba-tiba menggeledah apartemen Jeremy?” Tak menjawab, Rossean beralih lagi ke pintu kamar yang lain. “Ma!” “Minggir Jeremy.” Rosseane membuka lagi satu kamar, ternyata kosong juga. Tersisa kamar yang ada di sudut, kamar utama. Kamar milik Jeremy. “Mama!” Jeremy meraih lengan ibunya. “Buat apa Papa melakukan ini?” “Lepas Jer. Mama harus cari perempuan itu!” “Perempuan mana?” “Kamu menyembunyikan seseorang kan di sini? Kamu menyembunyikan perempuan?! Dia yang buat kamu pulang cepat kan? Minggir Jeremy.” “Tidak ada siapapun Ma.” “Semakin kamu mencegah Mama, Mama semakin yakin ada seseorang di kamarmu.” Clek! “Om

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD