Eps. 1 pertemuan
pagi hari yang cerah, disebuah rumah sederhana tidak terlalu besar namun nyaman dan cukup untuk ditempati oleh 4 orang. ya, alia, ibu, bapak serta adik lelaki nya yang bernama Ibnu nur Rafiq atau biasa dipanggil Ibnu.
anak lelaki kelas 1 SMP swasta Yogyakarta yang tidak jauh dri universitas Lia.
tok tok tok!!
" Lia bangun nduk udah siang nih, kamu mau kuliah ngga nduk?"
" iya Bu, aku masuk siang hari ini"
" bangun nduk, anak gadis masa jam segini masih tidur, Ra ilok nduk ( ngga baik)".
" iya buk aku bangun nihh, udah subuhan kok tadi"
"tetep aja nduk anak gadis Jangan begitu, ayo bangun bantu ibu masak"
ceklek! suara pintu dibuka
" Lia cuci muka dlu ya Bu" ucap Lia. "iya nduk langsung nyusul ibu ya" ucap ibu yang hanya dijawab dengan anggukan Lia.
jam 8 makanan sudah siap karna memang ibu sengaja masak agak siang karna anak lelaki nya sedang libur sekolah dikarenakan disekolah pihak guru ada rapat penting sekolah sehingga kusir diliburkan sedangkan bapak nya yang seorang supir orang kaya hari ini berangkat siang untuk mengantar nyonya ke butik karna tuannya sedang diluar kota jadi ia hari ini tidak melakukan kerjaan seperti pagi pagi biasanya.
setelah selesai sarapan dan membersihkan rumah Lia menoleh jam didinding rumahnya. 'masih jam 10 istirahat dlu deh' dalam hati.
" nduk mau kemana? Jan tidur nangung masa jam segini tidur, siap2 kuliah nduk jangan malas- malasan" ucap ibu
" iya Bu" jawab Lia dengan hati yang setengah kecewa karna ia sudah ingin merebahkan badannya di kasur kesayangan nya walaupun tidaak seperti kasur rumah gedongan.
jam pun sudah menunjukkan pukul satu dimana dia masuk siang karna kemarin dia tidak mengikuti kuliah karna sakit,
dan waktu pun berlalu hingga tak terasa jam menunjukkan pukul 3 yang artinya kuliahnya telah selesai dan ia bisa pulang, dijam jam seperti ini biasanya teman temannya ada yang nongkrong di cafe atau sekedar jalan jalan menyusuri kota menggunakan sepeda motor atau mobil namun ia hanya diam dan mencari angkutan umum sebagai kendaraan pulang ke rumah,
" Liaaa!!!" panggil Ainun sahabat sekaligus teman curhat yang paling dipercaya Lia.
"kamu mau kemana? mau pulang? ikut aku yu kita jalan atau nongkrong di cafe dlu" ajak Ainun. " ah ngga ah aku mau langsung pulang aja cape" elak Lia walau sebenarnya ia ingin merasakan hal yang sama seperti teman-teman nya yg main dan berkumpul bersama namun ia urungkan karna uangnya yang tidak cukup dan ia lebih memilih menabung untuk membantu meringankan biaya kuliah nya.
"yaudah deh gua duluan ya" ucap Ainun. " iya dahh ati ati" jawab Lia
Lia pun pergi keluar gerbang namun saat menunggu angkot dia mencoba menipi sambil berjalan namun naas nya ketika ia berjalan disamping genangan air sebuah mobil lewat dengan kencangnya sehingga membuat baju yang Lia gunakan basah terkena cipratan air kotor itu.
" astaghfirullah, woyy yang bener dong kalo bawa mobil" teriak Lia
" kalo jalan tuh yang bener Idha tau ada mobil lewat ngapain Deket genangan air, mikir dong" jawab lelaki yang umurnya sedikit lebih tua dari Alia ya mungkin lebih tepatnya sudah berumur wkwkw.
'iih dasar ya ni orang sinting kali malah kabur ngebut gitu aja' Lia ngdumel sendiri melihat mobil yang bukannya minta maaf malah balik marah dan dengan angkuh nya melajukan mobil tanpa dosa, hahah sabar ya alia..
" yaampun nduk baju mu kenapa?" tanya ibu Alia ketika mendapati anaknya yang pulang dengan baju kotor
" iya Bu ini gegara mobil sialan cowok sombong yang rese banget ermmm jdi pengin Lia tinju itu muka" ucap Lia sambil mengepalkan tangannya
" hust jangan gtu, penting kamu selamat nduk hanya baju kotor aja, udah sekarang mandi bersih bersih" titah ibu
" iya Bu" dan kemudian ucapan salam datang dari luar pintu.
"assalamualaikum" seorang lelaki paru baya yang datang dengan kresek berisi makanan dari majikan nya yang spulang dari butik membelikan makanan untuk orang rumah serta supirnya sebagai ucap terimakasih. ya itu bapak Alia.
"waalaikum salam" serempak ibu dan Alia
"apa itu pak" tanya ibu. "ini Bu jajanan dari nyonya Santi" jawab bapak
" yaudah Lia ambil piring dlu ya" ucap Lia yg dijawab anggukan oleh ibu nya
" Oya Bu besok ada acara kedatangan anaknya Bu Santi sama pak aji dan kita diundang untuk kesana jam 2 siang dan acara sampai malam sekalian makan malam bersama" ucap bapak
" iya pak berarti besok ibu gausah masak banyak banyak ya "
" iya Bu " ucap bapak yang kemudian mereka pun berkumpul diruang keluarga sambil menikmati jajanan yang dibawa bapak.