RMH 42 || RETAK

2075 Words

Arthur membalikkan tubuhnya dan menatap Tabitha lekat. "Katakan pada Fiorella dan beri ia pengertian untuk menerima Reoxane menjadi suaminya besok." "Tapi Arthur_" "Aku tak ingin dibantah Tabitha, lakukan saja apa yang aku perintahkan," ucap Arthur seraya menampilkan wajah serius plus kejamnya. Tabitha menelan salivanya kasar melihat tatapan seribu asassin di dalam manik biru terang suaminya, ia hanya mampu mengangguk dan mendirkan tubuhnya berjalan keluar dari kamarnya menuju kamar Fiorella. Sesampainya di kamar putrinya, Tabitha mengetuk pintu tiga kali dan disahuti oleh si empu kamar. Tabitha membuka knop pintu seraya menampilkan senyum manisnya. "Fio?" "Ada apa Mom?" tanya wanita itu dengan menutup novel yang tengah ia baca. Tabitha berjalan mendekati Fiorella, lalu mendudukkan tub

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD