Wenny yang sudah polos telanj*ng naik dengan semangat dan duduk mengangkang menghadap Natta yang masih berpakaian lengkap dengan celana yang sudah turun hingga lutut. “Oooh, Wenny.” Natta melenguh nikmat karena miliknya sudah masuk ke dalam tubuh istrinya dari bawah, dan Wenny pun mulai bergoyang sambil mendekap kedua lengan Natta. Suasana di dalam kantor yang sebelumnya dingin berubah panas, ditambah desahan dan erangan pasangan suami istri yang sedang b******u dan memadu cinta. “Dari belakang, Sayang. Balik sekarang ya? Biar lebih nikmat,” usul Natta dan suaranya terdengar serak. Wenny turun dari pangkuan Natta, dan duduk membelakangi Natta. Dengan bantuan kedua tangan Natta yang mendekap pinggangnya, tubuh Wenny kembali dimasuki senjata Natta. “Oooh, Natta. Oooh,” erang Wenny yang

